Berita Terbaru!! :

Berita Terbaru

Fakultas Teknik Borong Piala di Pameran Pendidikan

Admin by Thinkpedia Indonesia on Friday, 22 August 2014 | 01:08

Bahrani Rauf (kanan) Pembantu Dekan Kemahasiswaan (PD III)
FT dan Hamzah Upu Dekan FMIPA saat penyerahan
Pameran Pendidikan di Gedung Pinisi UNM, Kamis (21/8).
(Kasdar-Profesi)
PROFESI-UNM.COM - Stand Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Makassar (UNM) sambet juara 1 di pameran pendidikan. Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari ini(19-21/08) dipelataran pinisi juara diumumkan.

Selaku ketua seksi pameran, Oslan Jumadi mengatakan, dalam penilai stand banyak unsur yang harus dinilai seperti pengunjung dan apa yang di pamerkan.

"Pengunjungnya cukup banyak apalagi yang di pemerkan itu termasuk teknologi inovatif," tutur dosen jurusan Biologi ini Tidak hanya itu, Oslan juga menjelaskan bahwa stand FT berhasil mengalahkan stand peserta pameran pendidikan dies natalis UNM.

"Stand FT terbaik dari 36 peserta dari UNM dan 36 peserta dari luar," jelasnya (*) *Reporter: Rosni Armin.

Ada Mumi di Pinisi

Berbagai karakter yang ditampilkan UKM Seni UNM  sebelum penutupan
Pameran Pendidikan di Pelataran Menara Pinisi, Kamis (21/8).
(Kasdar-Profesi)
PROFESI-UNM.COM - Jelang penutupan Pameran Pendidikan UNM, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni punya gaya tersendiri untuk menyedot perhatian penonton. Menampilkan tetrekal dengan berbagai karakter seperti Mumi, Kuntilanak, Anak kecil, Umar Bakri, Badut, Ibu Hamil, Caplin, serta karakter Nenek-nenek. Dengan diiringi alunan kendang, mereka menari mengelilingi Pinisi, Kamis (21/8).

Saat ditemui, Ketua Umum UKM Seni UNM, Ilham Hidayat, mengatakan, tetrekal yang ditampilkankannya itu merupakan sebuah rangkain penampilan anggota baru yang dilaksanakannya. "Ini sebagai ajang bagi mereka anggota baru sebenarnya," ungkap Mahasiswa Bimbingan Konseling ini.

Disisi lain, ia menjelaskan bahwa setiap karakter yang diperankan anggotanya, memiliki makna dan pesan masing-masing. "Semua ada maknanya bahwa meskipun kita punya berbagai macam pekerjaan mestinya harus dihormati meski dari kalangan anak kecil sekali pun," katanya.

Selain itu, selama tiga hari, mereka memamfaatkan Pameran Pendidikan dengan menawarkan berbagai karya seni untuk menggalang dana kurasi Video bulan Oktober tahun ini dan di acara Pestival Teater Mahasiswa Nasional (Pestamasio) bulan Mei tahun depan di Badung. (*)

*Reporter: Kasdar Kasau

UNM Dapat Bus dari Pemkot

Admin by Unknown on Wednesday, 13 August 2014 | 21:40

(int)
PROFESI-UNM.COM - Universitas Negeri Makassar (UNM) dapat hadiah dari Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. Satu unit bus diserahkan Dalam puncak peringatan Dies Natalis ke-53 UNM di Ruang Teater Gedung Pinisi, Rabu (13/08).

Penyerahan hadiah Pemkot tersebut langsung diserahkan oleh Wakil Wali Kota, Syamsul Rizal kepada Rektor UNM, Arismunandar sebagai kado Hari Ulang Tahun UNM.

Pembantu Rektor Bidang sarana dan prasarana (PR2), mengatakan, pemerintahan memang harus membantu dalam bentuk apapun itu ke pihak universistas termasuk sarana untuk menunjang pendidikan. "Pemerintah seharusnya memang wajib beri sesuatu seperti sarana ke universitas," katanya. (*)

*Reporter: Rosni Armin

Dies Natalis ke-53 Terakhir bagi Arismunandar

Rektor UNM Arismunandar membacakan pidato sambutan saat puncak perayaan Dies Natalis ke-53 UNM
di Ruang Teater, Menara Pinisi, Rabu (13/8).
(Febriawan-Profesi)
PROFESI-UNM.COM - Setelah menjabat selama dua periode, tahun 2014 merupakan perayaan Dies Natalis yang terakhir kalinya bagi Arismunandar sebagai Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM).

Dalam Upacara Dies Natalis yang diadakan di Gedung Teater Menara Pinisi, Rabu (13/8). Arismunandar, mengungkapkan, 53 tahun bukanlah waktu singkat, berkat kerja keras seluruh pihak, terutama pemerintah pusat dan daerah telah banyak prestasi yang dicapai.

"Semoga kerja keras, kerja sama dan optimisme yang selama ini telah terbina dapat terus kita pertahankan, bahkan ditingkatkan pada masa-masa mendatang," ungkap Arismunandar.

Lebih lanjut ia menambahkan, ulang tahun UNM ke-53, semoga di masa-masa yang akan datang UNM menjadi pelopor dalam pengembangan generasi yang mandiri dan berkarakter. "Sekali lagi dengan sebuah tekad, satu untuk UNM, tetap jaya dalam tantangan," harapnya.

Puncak perayaan Dies Natalis tahun ini dihadiri Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo sebagai dewan penyantun UNM, Hafid Abbas sebagai alumni yang juga menjadi orator, dan beberapa rektor periode sebelumnya. Hafid Abbas ditunjuk sebagai orator dikarenakan melihat kapasitasnya sebagai ketua Komnas Hak Asasi Manusia (HAM) Republik Indonesia. (*)

*Reporter: Febriawan Djalil

Syahrul Yasin Limpo Pamer Arloji di UNM

Syahrul Yasin Limpo memberi sambutan, pada Dies Natalis ke-53 UNM, di Ruang Teater, Menara Pinisi, Rabu (13/8)
(Febriawan-Profesi)
PROFESI-UNM.COM - Ada hal menarik pada perayaan Dies Natalis UNM ke-53 yang berlangsung di Gedung Teater Menara Pinisi siang tadi, Rabu (13/8).

Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Syahrul Yasin Limpo, yang juga selaku Dewan Penyantun UNM, memamerkan arloji miliknya kepada para tamu yang hadir saat menyampaikan sambutannya.

"Lihat ini jam tangan saya, jam tangan canggih. Punya 24 fitur yang lengkap," bangganya.

Eks Bupati Gowa ini melanjutkan, melalui jam tangannya itulah, ia lebih mudah menyelesaikan pekerjaan kesehariaannya sebagai gubernur. Arlojinya itu juga terkoneksi langsung dengan smartphone miliknya.

Ia mencontohkan penerapan teknologi di segala bidang yang mampu diterapkan sepenuhnya di bidang pemerintahan apalagi pendidikan. "Ini merupakan penerapan teknologi di bidang pemerintahan," lanjutnya.

 Gubernur yang akrab disapa SYL itu tidak menyebutkan merek jam tangan dan smartphone tersebut. (*)

*Reporter: Ari Maryadi

Pendidikan Indonesia Teracuni Politisasi

(ilustrasi)
PROFESI-UNM.COM - Ketua Komnas Hak Asasi Manusia (HAM), Hafid Abbas menyampaikan orasi ilmiahnya berjudul “Jangan Pernah Ada Seorang Anak Indonesia yang Tertingggal” pada puncak acara peringatan Dies Natalis ke 53 Universitas Negeri Makassar  (UNM), di Theater Room lantai 3 Gedung Pinisi UNM, Rabu (13/8).

Dalam orasinya Hafid Abbas memaparkan, wajah pendidikan nasional Indonesia saat ini makin terlihat kebobrokannya, disebabkan politisasi dalam lingkup pendidikan. “Salah satu penyebabnya adalah kuatnya arus politisasi dalam pendidikan,” ungkap pria alumni UNM ini.

Lelaki yang menjabat sebagai Presiden Southeast Asian Human Right Institution Forum (Komnas ASEAN) ini membeberkan, penyebab kuatnya arus politik dalam pendidikan di Indonesia bermula dari kebijakan Presiden Abdurrahman Wahid yang membuat urusan pedidikan dikavling menjadi jatah politik dari Muhammadiyah dan kementerian agama adalah Nahdatul Ulama (NU).

"Kebijakan ini mengakibatkan kementrian pedidikan telah didominasi oleh kepentingan Muhammadiyah. Ironisnya, pemegang jabatan menteri yang harusnya berkewenangan pada bidangnya terabaikan, terutama bidang yang disarankan UNESCO yakni keguruan dan ilmu pendidikan," jelasnya.

Menurutny, saat ini jelas terlihat saat ini pejabat seperti dinasti. “Seperti yang kita lihat pemegang pos pendidikan kebanyakan adalah keluarga atau teman dekat pejabat,” jelasnya. (*)

*Reporter: Mentari Jati Pratiwi



Dies Natalis Ditonton Seluruh Dunia

Live Streaming  pembukaan Dies Natalis ke 53 UNM dilaksanakan secara langsung melauli situs resmi unm www.unm.ac.id
(int)
PROFESI-UNM.COM - Dies Natalis ke 53 UNM ditonton seluruh dunia, hal itu diungkapkan oleh Ketua Jurusan Biologi, Musyawwir selaku panitia penyelenggara sesaat sebelum dimulainya acara "Dies Natalis ini disiarkan langsung dan disaksikan seluruh dunia melalui www.unm.ac.id ," terangnya.

Live Streaming Dies Natalis UNM ini merupakan kedua kalinya disiarkan langsung melalui website unm www.unm.ac.id pada tahun 2013 lalu, untuk pertama kalinya cara tersebut dilakukan. (*)

*Reporter: Khaerul Mustaan

Seluruh Dosen FMIPA Sumbang Hadiah Dies Natalis

Admin by Unknown on Wednesday, 6 August 2014 | 03:33

Mantan Kepala BAAK, Kamaruddin menyerahkan hadiah hasil
undian kepada salah seorang pegawai UNM pada Dies Natalis Ke-52.
(Dok. Profesi)
PROFESI-UNM.COM - Sebagai panitia pelaksana, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) memegang peran vital suksesnya penyelenggaraan Dies Natalis Ke-53 UNM tahun ini.

Karena itu, Dekan FMIPA yang juga sebagai Ketua Panitia, Hamzah Upu, mewajibkan kepada seluruh dosen fakultas tersebut untuk menyumbangkan hadiah yang nantinya akan diperebutkan pada acara Minggu gembira.

"Saya wajibkan itu setiap dosen menyumbang yang langsung berupa barang. Ada yang sumbang sepeda, kipas angin, televisi, dan macam-macam. Kalau saya sumbang sepeda," ujar Hamzah Upu.

Ia mengatakan, kewajiban menyumbangkan hadiah ini dianggapnya tidak memberatkan para dosen di FMIPA karena hal itu sudah disepakati bersama. Jika seluruh dosen menyumbang, maka diperkirakan akan ada sekitar 180 hadiah siap diperebutkan melalui undian kupon.

"Saya bilang ke dosen-dosen, butuh waktu sepuluh tahun lagi baru kita dapat kesempatan kembali menjadi panitia karena digilir fakultas tiap tahun termasuk PPs. Jadi selagi kita menjadi panitia, mari kita menyumbang untuk menyemarakkannya," tutur dosen Jurusan Matematika FMIPA ini. (*)

*Reporter: Khaerul Mustaan

Malam Ramah Tamah Dies Natalis UNM Ditiadakan

Ketua Panitia Dies Natalis Ke-53 UNM/
 Dekan FMIPA UNM, Hamzah Upu.
(Dok. Profesi)
PROFESI-UNM.COM - Selain mengoptimalkan penggunaan Menara Pinisi pada perayaan Dies Natalis Ke-53 UNM, terdapat pula rangkaian acara yang yang tiap tahun dilaksanakan namun ditiadakan tahun ini. Acara yang dihilangkan tersebut yakni malam ramah tamah.

Hal itu dimaksudkan untuk merampingkan gelaran akbar tahun kampus eks Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Ujung Pandang (IKIP-UP) ini.

"Malam ramah tamah dihilangkan, tapi disatukan dengan acara Minggu gembira," ungkap Ketua Panitia Dies Natalis Ke-53 UNM, Hamzah Upu.

Menurutnya, tiap tahunnya pada acara Minggu gembira seluruh civitas kampus dan alumni berkumpul, sehingga tidak perlu diadakan malam ramah tamah untuk mengajak berkumpul lagi.

"kalau kita berkumpul semua di hari Minggu gembira sebenarnya itu sudah ramah tamah, maka tidak perlu kita adakan malam ramah tamah lagi," kata Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) ini. (*)

*Reporter: Khaerul Mustaan

Upacara Dies Natalis Ke-53 UNM Diundur

Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo saat membawakan
sambutan pada Upacara Dies Natalis Ke-52 UNM.
(int.)
PROFESI-UNM.COM - Hari pelaksanaan Upacara Dies Natalis Ke-53 UNM yang sebelumnya ditetapkan Selasa, 12 Agustus diundur sehari, Rabu, 13 Agustus di Ruang Teater Manara Pinisi. Hal itu sesuai hasil Rapat Panitia Dies Natalis Ke-53 UNM, Senin (4/8) lalu.

Ketua Panitia yang juga Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Hamzah Upu mengungkapkan, pemindahan jadwal itu dikarenakan pada jadwal semula bertepatan dengan acara peletakan batu pertama rel kereta api trans Sulawesi Selatan (Sulsel).

Sehingga, Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo yang juga sebagai Ketua Dewan Penyantun UNM tidak bisa hadir pada acara pada tanggal tersebut.

"12 Agustus pak gubernur tidak bisa ke UNM karena hadiri acara peletakan batu pertama rel kereta api Sulsel, padahal ketua dewan penyantun harus datang. Makanya jadwalnya dipindahkan ke tanggal 13 Agustus," ungkapnya. (*)

*Reporter: Khaerul Mustaan

PPG SM-3T Akan Gelar Porseni

Admin by Unknown on Wednesday, 23 July 2014 | 23:31

(int)
PROFESI-UNM.COM - Dalam rangka menyambut Dies Natalis ke-53 Universitas Negeri Makassar (UNM) dan Hari Kemerdekaan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-69, Program Pendidikan Guru (PPG) Sekolah Mengajar Terdepan, Terluar dan Tertinggal (SM-3T) UNM akan menggelar Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Agustus mendatang.

Panitia porseni, Adri mengatakan, kegiatan  itu dirangkaikan sekaligus untuk mengejar dua moment. "Karena kalau dilaksanakan terpisah berbenturan dengan akademiknya teman-teman jadi panitia berinisiatif laksanakan dua moment itu," katanya.

Acara yang dilaksanakan selama satu minggu itu akan digelar dibeberapa tempat yang berbeda berdasarkan kategori pertandingan, diantaranya Kegiatan Keolahragaan Kampus Banta Bantaeng Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) UNM. Kegiatan Lomba Antar Waktu Kampus Tidung Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UNM dan Kegiatan Lomba Kesenian  Asrama Rusunawa Kampus  Tidung FIP UNM.

Porseni ini diikuti oleh seluruh peserta PPG SM-3T UNM Angkatan II untuk berkompetisi dibeberapa lomba seperti keolahragaan yakni Bola Volly : Putra-Putri, Sepak Takraw : Putra-Putri, Futsal : Putra, Catur : Putra-Putri, Tenis Meja : Putra-Putri, Bulu tangkis : Ganda Putra-Ganda Putri-Campuran, Senam : Campuran.

Lomba antar waktu yaitu Lomba Tarik Tambang : Putra-Putri, Lari Kelereng : Putra-Putri, Makan Kerupuk : Putra-Putri, Lomba kesenian Karoke : campuran/bebas, Stand Up Comedy : campuran/bebas, Baca Puisi : campuran/bebas, Paduan Suara : campuran/bebas, Melukis : campuran/bebas, Akustik : campuran/bebas, Tari : campuran/bebas,  Lypsinch : Putra

Kegiatan yang bertemakan "Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) PPG SM-3T Universitas Negeri Makassar Angkatan II” itu rencananya berlangsung  tanggal 11 – 17 Agustus 2014. (*)

*Reporter : Kasdar Kasau

Dies Natalis, Ajangnya Asdir II Unjuk Gigi

Admin by Yasir Bakekok on Monday, 19 August 2013 | 07:51

Andi Ihsan (ke dua dari kanan) berfoto bersama beberapa pimpinan UNM di panggung minggu gembira UNM. Sofyan-Profesi.

PROFESI-UNM.COM - Siapa sangka sosok A. Ihsan selaku Asisten Direktur II Program Pasca sarjana (PPs) UNM menyimpan banyak talenta di balik sosoknya yang pendiam. Nama mantan Pembantu Rektor bidang Sarana dan Pasarana itu beberapa kali muncul ketika pengumuman lomba dalam rangkaian perayaan Dies Natalis UNM ke-52.

Tak tanggung-tanggung beberapa lomba yang diikuti dosen ahli kesehatan ini berhasil menyabet juara 1. Mulai dari lomba balap sepeda, lomba nyanyi solo hingga lomba meracik bumbu masakan. Bahkan, pada lomba balap sepeda A. Ihsan behasil mengalahkan salah seorang petinggi Senayan yakni Akbar Faisal yang juga alumnus IKIP Ujung Pandang yang hanya berhasil memperoleh juara II.

Pada lomba Nyanyi Solo, A. Ihsan juga tampil sebagai jawara dan lagi-lagi dosen olahraga ini berhasil mengalahkan Akbar Faisal untuk yang kedua kalinya. Saat pengumuman, A. Ihsan juga didaulat untuk menghibur civitas akademik dengan membawakan lagu khas Bugis, Jumat (16/8) lalu. Tak ayal lagu sendu dengan ciri khas suara tinggi mampu memberikan bukti atas kualitas suara Asdir II ini.

Keahlian A. Ihsan kembali berlanjut saat Perayaan Minggu Gembira Dies Natalis UNM, Minggu (18/8) tadi. Saat diundang untuk mengikuti lomba meracik bumbu masak, A. Ihsan kembali unjuk kemampuan. Menjadi peserta diantara para petinggi kampus orange, Asdir II dengan lincahnya memilih bumbu masak.

Alhasil titel juara kembali diraih dosen asal FIK ini. Keahliannya di dapur ini mengundang sorak Arismunandar. “Suami yang baik, berhasil ini nyonyanya” teriak orang nomor satu UNM sambil bercanda. Tak salah jika A. Ihsan yang multitalenta ini menjadi ikon Dies Natalis tahun ini. (*)

*A. Ajip Rosyidi

Minggu Gembira UNM Dalam Rangkaian Dies Natalis 52 UNM (foto)

*Klik foto untuk memperbesar.
FOTO: Andi Baso Sofyan























FT Buka Doorprize Sendiri

Sesi foto bersama Rektor UNM bersama Ketua Panitia Dies Natalis UNM, Jasruddin setelah pemotongan tumpeng. Sofyan-Profesi.
PROFESI-UNM.COM - Salah satu rangkaian acara Dies Natalis Universitas Negeri Makassar (UNM) yang ke-52 yakni  jalan santai sekaligus pembagian doorprize, Minggu (18/8) di halaman rektorat UNM. Jikalau semua civitas UNM berbondong-bondong berkumpul di panggung utama untuk memperoleh rejeki dari undian doorprize, maka lain halnya dengan Fakultas Tehnik (FT) yang membuka stand doorprize sendiri, khusus untuk civitas FT.

Meskipun pihak panitia telah melarang untuk buka doorprize sendiri, namun Husain Syam, Dekan FT menganggapnya semata-mata hanya untuk kebahagiaan civitas FT. “Membuka doorprize sendiri memang dilarang, tapi kami menentang hal itu. Kebahagiaan itu tidak boleh ditutupi, inikan hari bahagia,” tuturnya.

Lebih lanjut Husain Syam menjelaskan, doorprize tersebut merupakan sumbangan dari beberapa birokrat FT. Diantaranya 8 unit TV, puluhan dispenser, kipas angin dan beberapa hadiah menarik lainnya. “Hadiah-hadiah ini sumbangan dari dosen-dosen FT, dimana akan dibagi-bagikan khusus untuk civitas FT saja. Istilahnya dari kita untuk kita sendiri. Untuk memeriahkan dies natalies saja,” tambahnya.

Bukan hanya itu, seusai pembagian doorprize, Husai Syam bagi-bagi ratusan uang tunai kepada pegawai-pegawai FT. “Apa salahnya bagi-bagi sedikit rezeki untuk mereka. Mereka sudah bekerja untuk fakultas ini,” katanya. (*)


*Andi Sadriani

Lomba Joget Cesar Style Paling Diminati

Puluhan Anak-anak mengikuti lomba joget Cesar Style di minggu gembira UNM. Sofyan-Profesi.

PROFESI-UNM.COM - Perayaan minggu gembira dalam rangkaian Dies Natalis UNM ke-52, Minggu (18/8) panitia pelaksana menggelar lomba joget Cesar Style. Lomba joget Cesar Style yang diikuti Anak-anak dan Wanita ini menjadi tontonan yang paling diminati sivitas akademika UNM yang hadir.

Musik dari lagu Juwita Bahar yang berjudul Asik Asik Jos mengiringi peserta lomba untuk berjoget mengikuti gaya Cesar yang tenar di bulan ramadhan kemarin di salah satu stasiun televisi swasta Indonesia.

Dari puluhan peserta untuk kategori Anak-anak, lima peserta yang jogetnya paling mirip dengan Cesar berhak mendapatkan hadiah. Sementara untuk kategori Wanita, enam peserta yang berjoget mirip Cesat Style berhak mendapatkan hadiah setelah menyisihkan peserta lainnya.

Selain lomba joget Cesar Style, panitia pelaksana minggu gembira UNM juga menggelar lomba memilih bumbu masakan bagi jajaran pimpinan UNM. Selain itu, panitia juga membagikan kupon undian kepada sivitas akademika dan menyediakan puluhan hadiah menarik. (*)


*Muhammad Yasir

Putri Pariwisata Sul-Sel Hadir di Minggu Gembira

Hasrima Dewi Magfira, Putri Pariwisata Sulawesi- Selatan 2013 turut hadir di minggu gembira UNM. Sofyan-Profesi.

PROFESI-UNM.COM - Dies Natalis ke-52 Universitas Negeri Makassar yang berlangsung pada 1 Agustus lalu, dilanjutkan dengan rangkaian acara Minggu gembira  (18/8). Minggu gembira yang dirangkaian dengan berbagai event menarik juga turut diramaikan Hasrima Dewi Magfira, Putri Pariwisata Sulawesi- Selatan 2013 .

Putri Pariwisata Sul-Sel ini dengan suara yang merdu mempersembahkan sebuah lagu  kepada khalayak UNM dengan lagu “Butiran Debu” yang dipopulerkan oleh Rumor. Kehadiran Rima dalam rangkaian acara Dies Natalis UNM kali ini tak lepas dari dirinya sendiri sebagai bagian component warga UNM sendiri.

Putri kelahiran Soppeng ini berbagi cerita tips dirinya sehingga dapat menjadi duta pariwisata sul-sel 2013 yang akan mengikuti ajang nasional nantinya. “Hanya dengan belajar, usaha dan tekad yang besar menjadi kunci untuk mencapai nama Putri Pariwisata ini”, paparnya di atas panggung panitia penyelenggara.

Kehadiran Mahasiswa Baru Institut Telkom Bandung ini juga tak lepas dari dirinya meminta dukungan dari pihak UNM untuk diberikan dukungan dalam ajang nantinya. “Saya mengharapkan dukungan dari pihak UNM dengan bantuan pengiriman sms dukungan di ajang nantinya,” harap putrid kebesaran Kabupaten Gowa ini.

Sebagai Duta Pariwisata Sul-Sel 2013, Hasrima Dewi Magfira berencana akan memperkenalkan Makassar lewat tempat pariwisatanya yang tak kalah menarik seperti Fort Roterdam dan Malino. Jasruddin, Direktur Pascasarjana menitip sebuah amanah kepada  Rima nantinya agar UNM juga hendaknya diperkenalkan dengan bangunan kapal phinisinya. “Jangan lupa UNM diperkenlakan lewat phinisi nantinya”, harap ketua panitia Dies Natalis tahun ini. (*)


*Hasnaini

Panitia Gelar Lomba Memilih Bumbu Masak Bagi Petinggi UNM

Rektor UNM bersama beberapa pimpinan mengikuti lomba memilih bumbu masakan. Sofyan-Profesi
PROFESI-UNM.COM - Dalam rangka merayakan Dies Natalis Universitas Negeri Makassar (UNM) ke 52, UNM menggelar Minggu Gembira (18/8) di Kampus UNM sektor Gunung Sari. Banyak games dan banyak pula undian.

Salah satu games yang menarik perhatian adalah games Memilih Bumbu masak yang pesertanya sendiri dari petinggi-petinggi kampus seperti Rektor UNM, para Pembantu Rektor, Dekan, Direktur Program Pasca Sarjana (PPs), dan para Asisten Direktur PPs serta Kabag UNM.

Setelah games tersebut berakhir maka yang menjadi juara pertama adalah Asisten Direktur PPS Andi Ihsan, juara kedua adalah Dekan Fakultas Seni dan Desain (FSD) Karta Jayadi, juara ketiga adalah Asisten Direktur 1 Suradi Tahmir.

Hadiah yang diberikan terhadap para pemenang kembali menjadi pusat perhatian karena diluar dugaan hadiah yang mereka terima adalah sebuah mobil mainan yang terbuat dari plastik. (*)


*Sulastri Khaer

Minggu Ceria, Rektor UNM Bernyanyi dan Berjoget

Rektor UNM bernyanyi dan berjoget bersama sivitas akademika UNM. Sofyan-profesi

PROFESI-UNM.COM - Minggu Gembira (18/8) di Kampus Universitas Negeri Makassar (UNM) sektor Gunung Sari berlangsung meriah, sejak pagi hingga siang hari seluruh keluarga besar UNM bergembira. Hingga siang hari Rektor UNM Arismunandar mendendangkan beberapa buah lagu diatas panggung utama.

Tak hanya bernyanyi Arismunandar juga mengundang beberapa petinggi kampus untuk bergoyang bersama, tampak terlihat beberapa pembantu dekan, pegawai, Presma UNM, dan poco-poco dari ibu-ibu pegawai beserta Direktur Program Pasca Sarjana (PPS) dan nyonya. Diakhir lagunya Arismunandar memberikan sebuah hadiah sepeda terhadap seorang pegawai UNM Rajab karena memiliki goyang memukau.

Disela-sela dendangan lagunya, Arismunandar mengatakan hari Minggu Gembira adalah waktunya untuk bergembira bersama-sama dosen, pegawai, dan mahasiswa. “Minggu bergembira bersama-sama,” ungkapnya. (*)


*Sulastri Khaer

Minggu Ceria, Berjoget Hingga Bagi-bagi Hadiah

Rektor UNM membarikan hadiah sepeda kepada pegawai UNM - Sofyan Profesi

PROFESI-UNM.COM - Dalam rangkaian Dies Natalis ke-52, Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar minggu cerita di Kampus Gunung Sari, Minggu (18/8). Minggu ceria yang dibuka secara resmi oleh Rektor UNM, Arismunandar menggelar beragam lomba. Rangkaian acara juga diisi dengan joget bersama hingga bagi-bagi hadiah yang telah disediakan oleh panitia Dies Natalis.

Minggu ceria yang diawali dengan gerak jalan santai yang dimulai dari Kampus Pascasarjana (PPs) UNM dan berakhir di Kampus Gunung Sari UNM. Puluhan Stand dari tiap fakultas, ICT dan PPs menyediakan menu makanan gratis bagi sivitas, membuat semarak minggu gembira UNM makin terasa.

Beragam hiburan juga disediakan panitia Dies Natalis, seperti tari kipas dan Marching band persembahan dari TK Melati yang merupakan binaan UNM. Tidak mau ketinggalan, Fakultas Seni dan Desain (FSD) juga mempersembahkan hiburan kepada sivitas dengan joget Line Style mereka. Rektor UNM, Direktur PPs, Ketua Dharmawanita UNM dan beberapa pimpinan lainnya turut menghibur sivitas dengan menyanyi dan bejoget di atas panggung.

Selain hiburan, lomba joget cesar style, lomba memakai seragam sekolah dan lomba memilih bumbu masakan digelar untuk memeriahkan kegiatan tahunan UNM. Panitia pelaksana juga menyediakan banyak hadiah bagi sivitas UNM, seperti LCD TV, DVD, puluhan sepeda, dispenser, blender, kulkas dan beragam hadiah menarik lainnya. (*)


*Muhammad Yasir

Sepeda Santai Hingga Balap Sepeda

Admin by Yasir Bakekok on Saturday, 17 August 2013 | 06:17

(int)
PROFESI-UNM.COM - Sebagai rangkaian peringatan Dies Natalis ke-52, UNM menggelar sepeda santai hingga balap sepeda, Jumat (16/8) di Gedung Phinisi UNM.

Selain sivitas akademika UNM, kegiatan sepeda santai dan balap sepeda UNM juga diikutik beberapa komunitas Bikers Makassar.

Selain itu, Alumni IKIP Ujung Pandang, Akbar Faizal juga turut memeriahkan rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-52 UNM itu.

Mantan Anggota Timwas Bank Century DPR RI itu juga turut mengikuti lomba balap sepeda dan berhasil menjadi tercepat ke dua mengalahkan Rektor UNM, Arismunandar. Sementara itu, juara satu dimenagkan oleh Asisten Direktur II Andi Ikhsan. (*)

*Muhammad Yasir