![]() |
AR mengalami luka akibat bom molotov meledak di tangannya ketika mencoba melempar polisi di UNM Gunung Sari, Rabu (19/11) (Foto: Adif - Profesi) |
Pantauan Profesi, korban mengalami luka pada bagian tangan dan punggung. Ia terus menjerit kesakitan dan membenturkan kepala ke tembok beberapa kali. "Aduuhhh panasnya kodong tanganku, tolongka weh," keluhnya kepada rekannya.
Luka pada tangan dan punggungnya itu diolesi pasta gigi oleh rekan-rekannya. Ia terus dikipas agar rasa sakit yang dialaminya berkurang.
Aksi unjuk rasa mahasiswa UNM berakhir ricuh dengan aparat kepolisian sore tadi. Bentrokan bermula ketika mobil polisi water canon melintas di jl. Raya Pendidikan. Mahasiswa terpancing lalu melempar dengan batu dan bom molotov. Polisi membalas dengan menembakkan gas air mata. (*)
*Reporter: Muh. Haryono